Homili KAUL KEKAL para SUSTER SPM

PROBOLINGGO  22 Juni 2012

 

 

Yang berbahagia

Sr. Maria Vincentine Etty Indriaswati

Sr. Maria Bonifasia Eka Suryawati

Sr. Maria Raymunda Yohana Ray

Sr. Maria Sebastiana Armadani P.

 

Para Suster Pimpinan Provinsi Kongregasi dan segenap keluarga Kongregasi Para Suster SPM,

Keluarga para Suster yang akan berkaul Para Tamu undangan dan saudara-saudari terkasih,

 

  1. Mencermati proses perjalanan penggilan dari ke-empat Suster yang akan mengucapkan kaul kekal, saya peroleh kesan bahwa para suster berempat telah menemukan panggilannya yang tepat serta memperoleh dukungan dari pengolahan hidupnya selama masa Yuniorat. Mengenali dan menyadari adanya hubungan baik dengan diri sendiri merasakan kebahagiaan karena memiliki relasi yang sehat dengan sesama suster, mampu menerima kelebihannya dan kekurangannya, serta tidak cemas terhadap sesama yang punya kelebihan. Selebihnya siap bertanggung jawab dalam membuat keputusan serta cukup berani untuk berbuat benar maupun keliru dengan segala resikonya. Peneguhan diangkatnya dari Firman Allah dalam kitab Yesaya yang tadi kita dengar dalam bacaan pertama. Penyertaan Tuhan diresapi dengan tandas: ”Aku akan menyertai engkau, bila menyeberangi melalui air atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau. Tuhan sebagai Allah yang mahakudus, dan juruselamat telah menciptakan, dan menyelamatkan karena sebagai seorang yang dipanggil dan dipilih Anda berempat berharga dimata Tuhan, mulia dan dikasihi”. Lebih jauh lagi Santo Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Korintus meneguhkan ”Cukuplah kasih karuniaKu bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna”. Masih bersama Santo Paulus Anda berempat juga menyadari bahwa harta yang dianugerahkan oleh Allah ditempatkan dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatan kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri Anda. Demikian sehingga perlakuan keraspun tidak akan menyebabkan Anda berempat putus asa. Yesus Sang pemberi anugerah dan gembala Agung telah menyatu dalam diri Anda berempat. Demikian sehingga pengalaman-pengalaman menjadi utusan Allah memampukan Anda untuk besaksi kepada orang lain yang berinteraksi dengan Anda berempat. Maka menurut pendapat saya hari ini menjadi saat peneguhan dan pengesahan buah-buah penghayatan Anda berempat sebagai biarawati rasuli yang telah berhasil mengantar Anda mencapai proses pematangan hidup dan panggilan.

 

  1. Pesan Tuhan Yesus melalui FirmanNya dalam Injil menghendaki agar Anda para Suster memancarkan terangnya di depan orang dalam lingkungan dimana seterusnya akan hidup dan berkarya.  Tuhan menghendaki agar bakat dan rahmat digunakan setinggi kemampuan. Melipatgandakan talenta yang dipercayakan kepada Anda masing-masing. Memancarkan terang dihadapan orang lain tidak berarti bahwa seseorang mau menyombongkan diri, tetapi justru sebaliknya. Perbuatan ini dijadikan kesempatan untuk mensyukuri anugerah Allah. Orang yang terpanggil menjadi utusan Tuhan diberi tempat yang baik untuk menyinari cahaya dan menyumbangkan terang sampai ke sudut-sudut rumah; sumbangan sederhana, kecil dan besar, hendaknya digunakan sebaik-baiknya dan dapat merata.

Di dalam paguyuban yang disebut Gereja, ada yang dipanggil sebagai pujangga gereja, yang berilmu besar dan berkedudukan tinggi: tidak untuk membanggakan diri, tetapi untuk pelayanan sesama, demi pembangunan Gereja sebagai Tubuh Mistik. Setiap orang diharapkan bekerja dan menyumbang sesama sesuai kemampuannya. Bukan besar kecilnya terang yang dituntut, melainkan kesediaan bersinar menurut kemampuannya dan menurut kedudukannya di tempat masing-masing. Ajaran bapak dan ibu guru atau ibu rumah tangga, seorang guru besar, atau pemimpin gereja, semua berfungsi sebagai terang, menurut tempat dan kedudukannya yang berbeda-beda, tetapi semua demi pengabdian Allah, Gereja dan sesama.

Dengan memanggil Anda berempat tercipta menjadi gambar Allah, terpanggil menjadi pengikut Kristus dan sekarang menjadi Biarawati, Anda berempat tidak dibebaskan dari resiko, namun janji yang pasti dari Tuhan Allah ialah bahwa ”Tuhan Allah menyertai Anda dalam malaksanakan tugas panggilan perutusanNya”.

 

  1. Bapak ibu dan para suster keluarga besar kongregasi para Suster Santa Perawan Maria, marilah kita beri dukungan supaya ”Apa yang sudah dimulai dengan baik, diakhiri pula dengan sempurna”, Tuhan memberkati niat baik Anda berempat. Selamat berbahagia Tuhan selalu melimpahkan berkatNya. Amin

 

 

Malang, 22 JUNI 2012

 

 

Msgr. H.J.S.Pandoyoputro,O.Carm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here