Homili Pesta Intan ke 60th SMPK Santa Maria II

PANDERMAN, 1 Agustus 2012

 

Yang berbahagia keluarga besar SMPK St. Maria II

Suster Kepala Sekolah beserta staff pengajar dan karyawan-karyawati yang sedang merayakan pesta intan.

Yang saya hormati Suster Pimpinan Kongregasi SPM

Suster ketua Yayasan Dharma Putri beserta staff.

Orang tua Siswa-siswi beserta para tamu undangan yang dikasihi Tuhan.

 

  1. Mencermati perjalanan sejarah SMPK St.Maria II pada awal berdirinya, kita tidak dapat tidak perlu mengaitkan situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang waktu itu membutuhkan tenaga-tenaga terdidik berkualitas. Jumlah yang ada barulah dapat dihitung dengan jari, bahkan seorang yang berijazah HBS (SMA) atau HIK (Sekolah Guru Atas) banyak yang ditugasi menjadi pejabat Negara setingkat Menteri. Maka langkah dan arah Gereja Keuskupan Malangpun menyesuaikannya pada masa pengembalaan Prefect Apostolik Mgr. Clemens van der Pas dan Mgr. Antonius Everastus Albers. Sekolah yang didirikannya tersebar di seluruh pelosok wilayah Keuskupan Malang, dan mencapai ratusan lebih jumlahnya. Bahkan Mgr. Albers menganggap yang terpenting ialah urusan persekolahan seperti pada masa sebelum perang. Demikian pula Ordo dan Tarekat-tarekat biarawan-biarawati didorong supaya mendirikan sekolah-sekolah sebanyak-banyaknya, dimana hal itu dapat dilakukannya. Kadang-kadang Mgr.Albers dipersalahkan, bahwa ia hanya giat sebagai pembangun sekolah. Tetapi jawab Mgr.Albers dulu dan sekarang selalu: ”Gereja itu akan muncul dengan sendirinya, kalau jumlah orang Katolik sudah cukup. Itu urusan para Pastor dan orang-orang beriman. Tetapi sekolah-sekolah tidak datang dengan sendirinya. Dan pada pokoknya sekolah-sekolah itu sumber terpenting bagi pengetahuan keagamaan”. Itulah jawaban yang kiranya kemudian dapat dibenarkan juga oleh setiap orang. Ungkapan lain akan pentingnya pengajaran dan pendidikan ialah : ”Kuasailah kaum muda, dan jadi milikmulah hari depan”. Demikianlah juga yang dijalankan oleh para Suster dari kongregasi Santa Perawan Maria termasuk SMPK Santa Maria II ini.

 

  1. Para Suster Santa Perawan Maria, para pengajar, pendidik orang muda terkasih, Kehadiran SMPK St.Maria II dapat terus berlanjut selama kurun waktu 60 tahun dan tetap diminati oleh masyarakat khususnya umat Katolik ini tidak dapat dilepaskan dari Roh yang menjiwainya. Khususnya yang telah menjadi acuan Santa Yulia Billart pendiri kongregasi yang menginspirasinya. Bukan sebatas kemampuan menusiawi belaka, tetapi kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus. Perahmatan yang dianugerahkan cuma-cuma. Tanpa jasa suatu apa dari pihak kita. Sebagai teman sekerja Allah Perkumpulan Dharma Putri telah dipersiapkan Allah sebelumnya. Allah menghendaki agar kita hidup  didalamNya. Bisa mengerjakan tugas perutusan Kritus melalui pengajaran dan pendidikan karena Tuhan berkenan dan memberi kemampuan kepada kita semua.

Sebagai Uskup Keuskupan Malang saya menyampaikan rasa syukur karena kehadiran SMPK Santa Maria II telah banyak memberikan peristiwa rahmat bagi gereja Keuskupan Malang. Salah satu ungkapan yang pantas saya katakan ialah syukur kepada Allah atas anugerah pendampingan dan berkatNya untuk SMPK St.Maria II. Rahmat yang diterima SMPK St.Maria II telah menetes dan meluber baik pada kehidupan para pendidik maupun pada para peserta didik. Jelas bagi para orang tua yang hadir, buah-buah itu dapat dirasakannya. Peran kehadiran SMPK St.Maria II telah menyuburkan gairah belajar serta gairah kehidupan beriman anak-anak dalam menatap masa depan mereka. Sedang bagi masyarakat dan bangsa kita Indonesia, tidak kita pungkiri banyaknya lulusan SMPK Santa Maria II yang punya peran dalam membangun negeri ini.

 

  1. Pastilah buah-buah yang dihasilkannya sangat membanggakan: prestasi akademik, aneka kejuaraan di bidang kemanusiaan, seni dan budaya yang menjadi bekal berlanjut bagi para peserta didik. Pertanyaan kita sekarang ialah apakah dengan demikian para peserta didik sudah terbekali untuk menjadi manusia utuh dan bibit-bibit unggul. Harapan kita semua ialah disamping para peserta didik menjadi manusia cerdas akal budi, mereka perlu dilandasi dengan iman dan moral yang sehat. Bahkan sedapat mungkin para peserta didik kita jadikan manusia atau pribadi-pribadi unggul dalam berbagai bidang.

 

PENUTUP

Saudara-saudari segenap hadirin yang saya cintai, marilah syukur yang boleh kita rayakan hari ini kita jadikan kesempatan untuk semakin memuliakan Allah. Kemuliaan kepada Allah yang nyata, kalau kita bersama mampu memberikan yang terbaik untuk karya pendidikan demi Gereja dan Bangsa serta peserta didik kita. Mampu menghadirkan lulusan SMPK St.Maria II sebagai pribadi yang mengalami keutuhan hidup. Intelektual dan kepandaian, iman dan moral bersinergi membentuk keutuhan hidup pribadi anak untuk mampu berpikir kritis dalam menghadapi zaman yang berkembang agar mereka mampu untuk bersaing dan bertahan dalam kesetiaan iman.

Selamat berbahagia untuk pesta intan SMPK St.Maria II

Berkat Tuhan senantiasa menyertai segala usaha dan langkah kita ke depan.

Dirgahayu SMPK St.Maria II, tangguh menghadapi zaman dan tidak hanyut oleh derasnya arus globalisasi.

Tuhan Memberkati     Amin

 

 

Malang, 1 Agustus 2012

 

 

 

Msgr. H.J.S.Pandoyoputro,O.Carm

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here