Mengawali Tahun 2013 tepat pada tanggal 3 Januari 2013 pukul 18.00 Umat Kristiani  Kota Malang merayakan Natal bersama dan perayaan Tahun Baru di Gedung Graha Caklawala UNM Malang. Perayaan yang dikemas dalam Nuansa budaya Indonesia ini mengambil tema “ALLAH TELAH MENGASIHI KITA” diambil dari  kitab suci 1 Yoh  4 : 19, acara Natal bersama ini didukung oleh seluruh gereja Katolik dan Kristen di kota Malang dan semua pendukung acara bernuansa budaya Indonesia. Dalam sambutannya Bapak Singgih sebagai ketua panitia perayaan tahun ini mengungkapkan maksud diadakannya perayaan Natal bersama ini adalah untuk meningkatkan rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan umat Kristiani dan semakin mempererat hubungan antara umat Kristiani dan umat beragama lain untuk mendukung berkembangnya Kota Malang yang lebih baik dan maju, karena Allah yang telah lahir di hati kita semua telah lahir dalam bentuk manusia yang sederhana, dan semoga kita semua juga mau dan mampu menjadi sederhana dan maju mendukung Kota Malang tercinta ini. Malam Natal yang diadakan ini  melibatkan orang-orang muda dari gereja-gereja Kristen dan Katolik di kota Malang, mulai dari anak-anak sampai orangtua semua ikut mendukung terselenggaranya acara ini.

Dalam renungan Natal dan Tahun Baru 2013 yang disampaikan oleh Romo Budiono,O.Carm menerjemahkan maksud dari tema Natal yaitu tentang kesederhanaan Tuhan ALLAH yang mau menjadi manusia Kecil dan sederhana dalam diri Yesus Kristus sang Emmanuel, maksudnya adalah untuk mengingatkan kita Manusia yang sering lupa menjadi Manusia yang sebenarnya, lupa akan martabat Manusia yang adalah ciptaan Allah. Malas dan malu untuk menjadi manusia kecil dan sederhana. Tetapi yang terjadi sekarang ini banyak dari kita manusia ini tamak dan rakus akan kekayaan serta lebih suka pesta pora dalam keserakahan kehidupan ini.

Romo Budi juga mengingatkan bahwa Allah yang seharusnya mampu menunjukkan kekuasaannya dan kekuatannya rela menjadi manusia yang kecil dan sederhana, Allah yang sudah dan mau menjelma untuk menjadi kecil ini justru menjadi juru selamat kita semua dalam diri Yesus Kristus. Maka sebagai orang kristiani kita hendaknya mampu menjadi kecil dan terus mengecil sehingga apa yang Allah harapkan untuk menjadikan manusia yang sederhana dan tidak tamak akan kekayaan dan serakah akan kehidupan di dunia ini bisa menjadi manusia-manusia yang tangguh dan bermartabat. Allah rela menjadi manusia kecil dan sederhana karena Allah sangat mencintai umat manusia ciptaanNya. Oleh karena itu dengan kelahiran Yesus Kristus di Betlehem yang secara sederhana dan kecil ini semakin menguatkan kita yang kecil dan minoritas ini bisa menjadi besar dan menyejukkan umat manusia di kota Malang ini, bisa menjadi roti bagi semua orang dan contoh yang baik bagi umat manusia.

Bapak Walikota Malang Bapak Peni Suparto menyampaikan sambutanya bahwa makna Natal yang bernuansa Bhineka Tunggal Ika ini sebenarnya sudah ada sejak jaman abad 13-14 sudah tercantum dalam kitab Sotasoma yang intinya adalah pada awalnya memang semua berbeda tetapi tetap satu pada yang mahakuasa. Sehingga siapapun yang ingin melaksanakan kewajibannya sebagai umat ALLAH mendapatkan tempat yang layak dan aman. Karena dari awalnya para pencetus Negara ini sudah menetapkan Pancasila sebagai dasar Negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pedomannya. Sehingga semua bisa menjadi lebih baik jika semua saling mengerti dan menghayati bahwa yang semuanya itu kembali kepada yang maha Kuasa yaitu ALLAH.  Dan Semoga Umat  Kristiani kota Malang ini bersatu-padu  dalam membangun kerukunan dan kekeluargaan dalam membangun Kota Malang bersama umat beragama lain dan bersama TNI- Polri membuat Kota Malang semakin maju dan aman. Sesuai dengan tema natal ini Allah Telah Mengasihi kita hendaknya semua umat beragama mampu bekerjasama dan bersatupadu dalam satu kekeluargaan karena Allah  telah mengasihi semua umatNya.

Pagelaran seni budaya yang ditampilkan dalam acara natal bersama ini mulai dari tarian dari Papua, Sumatra,Kalimantan,Sulawesi dan Jawa yang ditampilkan rancak oleh putra-putri gereja yang ada di Kota Malang. Keuskupan Malang sendiri menampilkan Gerak langkah pelayanan Keuskupan dalam sendra tari oleh OMK keuskupan dekenat kota Malang, juga bersama Grasio Sonora yang membawakan lagu Gloria dengan nuansa Banyuwangi membuat acara natal bersama ini semakin samarak. Perayaan Natal ini ditutup dengan penyalaan lilin bersama oleh Para pemuka agama, anggota TNI dan Polri serta bapak Wali Kota Malang dan ibu, sebagai tanda semoga terang Natal akan tetap bersinar dan terus menyinari kota Malang menjadi lebih baik dan maju berkembang. Semoga Natal ini membawa berkah kepada semua umat Kristiani kota Malang dan membawa berkah juga kepada semua umat ciptaan Allah di kota Malang ini serta bersama para pejabatnya dan bersama anggota TNI dan Polri membawa Kota Malang yang lebih damai dan aman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here