JAJAG itulah sebutan bagi kota kecil yang lumayan sejuk dan adalah sebagian kecil dari Kabupaten Banyuwangi serta memiliki keunikan-keunikan dalam kehidupan masyarakatnya mempunyai banyak wanawisata dan tempat-tempat wisata yang indah serta yang tidak kalah penting adalah memiliki bangunan Gereja megah dan indah lengkap dengan pastoran dan susteran yang dibangun pada tahun 90 an dan kini memiliki sekitar 400 jiwa umat KATOLIK.

Gereja yang dibangun KOKOH berdiri diatas tanah Keuskupan dengan luas sekitar 1 ha ini berdampingan dengan Poliklinik RAHAYU yang dikelola oleh Suster-suster Abdi Kristus dari Ungaran – Semarang. Pada tanggal 8 Desember 2013 stasi jajag ini ditetapkan sebagai KUASI paroki sambil mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari paguyuban umatnya dan segala keperluan pendampingan dalam karya pastoral untuk bersiap menjadi PAROKI.

Umat Kuasi Paroki Jajag yang sudah memiliki Gereja dan Pastoran tetap memilih nama Pelindung Santo PAULUS.

Pada tanggal 28 Juni 2015 bertepatan dengan peringatan Santo Petrus dan Paulus Gereja KATOLIK St. PAULUS Wringinagung – JAJAG resmi berdiri sebagai PAROKi dengan Akte pendirian PAROKi oleh Keuskupan no.143/Kep/Uskup/C/VI/2015 dan Akte NOTARIS Maria Margaretha Tutut H, SH,Mkn tanggal 30 Mei 2015 No. 58 menetapkan berdirinya PAROKI St. Paulus – Jajag sebagai paroki ke 30 di Keuskupan Malang

Bapak Uskup Mgr. H.J.S. Pandoyoputro, O.Carm memimpin misa penetapan dan pengesahan Kuasi Paroki St. Paulus Jajag sebagai Paroki ke 30 didampingi delapan Romo yang hadir dan pernah berkarya di Stasi Jajag pada masa-masa sebelum menjadi paroki. Dan juga disaksikan oleh seluruh Umat yang hadir mulai dari para sesepuh pendiri dan pemrakarsa berdirinya gereja sampai dengan anak-anak usia dini. Bapak Uskup berpesan bahwa kata-kata Petrus: “Tuhan pergilah daripadaku, karena aku ini seorang berdosa”. Kepada Petrus yang rendah hati itu Yesus berkata : “Jangan takut, mulai sekarang engkau akan menjala manusia”. Setelah penyerahan diri ini, Petrus diperkenankan menyaksikan berbagai peristiwa dan akhirnya dipercayakan tugas menjadi pemimpin para rasul dan gembala kaum beriman. Ia menjadi kepercayaan Yesus.

juga Santo Paulus lain lagi. Dalam perjalanannya menuju Damaskus, Yesus menangkapnya dan menjadikan dia seorang rasul untuk bangsa-bangsa yang belum mengenal Allah. Ia menjelajahi seluruh daerah Laut Tengah untuk mewartakan Injil. Perjalanan misinya selalu diwarnai dengan berbagai kesulitan dan pertentangan dengan kaum kafir. Ia ditangkap oleh orang-orang Yahudi, lalu dipenjarakan,dibawa ke Roma untuk naik banding kepada Kaisar. Akhirnya ia dibebaskan namun tidak lama lama kemudian, ia ditangkap lagi dan menemui ajalnya sebagai Martir di Roma pada tahun 67.

Kedua tokoh inilah yang mengilhami kita semua dalam membangun paguyuban umat beriman hari ini paguyuban umat beriman itu terwujud dengan berhimpunnya umat Katolik di Paroki baru Jajag diharapkan bahwa tahap demi tahap umat semakin berkembang imannya dan layak untuk mandiri sebagai paguyuban yang digembalakan oleh seorang Pastor  yang pertama kali yaitu dalam diri Rm. Aurelius Andri Wibowo, Pr.

 

Dalam misa  agung ini juga, Romo Aurelius Andri Wibowo,Pr Pastor Kuasi St. paulus –Jajag ditetapkan sebagai pastor paroki yang pertama yang dilantik  bersama DPP. Dalam perayaan agung ini juga diterimakan Sakramen Krisma kepada 47 Umat paroki Jajag dan Genteng.

Setelah Misa pemberkatan dan pengesahan paroki acara dilanjutkan dengan Penanaman Pohon bersama MUSPIKA setempat sebagai bukti Gereja Katolik mendukung Program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam SEDEKAH OKSIGEN, penanaman pohoh-pohon besar dan keras dilaksanakan demi memperbaiki dan menyehatkan BUMI kita yang semakin panas terutama Bumi Blambangan agar semakin hijau. Bapak Camat bersama Bapak Uskup mengawali penanaman pohon dan diikuti oleh seluruh pejabat Muspika yang hadir dan perwakilan umat Katolik oleh para ketua-ketua Lingkungan.

Acara ramah tamah diwarnai Gebyar Seni Budaya Banyuwangi oleh anak-anak Bina Iman dan remake. Acara berlangsung semarak karena semua terlibat dan saling mendukung dalam kegembiraan.

Terberkatilah selalu saudara-saudari dalam melaksanakan tugas pelayanan agung ini dan tetap bertanggungjawab atas tugasnya sebagai umat beriman dan umat Paroki dengan meneladan kedua tokoh yaitu St.Petrus dan St. Paulus.

PROFISIAT kepada seluruh umat PAROKI St. PAULUS JAJAG  selamat berkarya dalam bidang masing-masing nan terus mengembangkan Gereja Paroki semakin lebih bergairah. Berkah Dalem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here