Tanggal 15 Mei 2015 pukul 09.00 di kapel Rubiah passionis – Bandulan Bapak uskup menahbiskan 3 Frater OSM (Ordo Servorum Mariae) menjadi DIAKON.

Frater Tadeus M.Transi ;

Fr. Serilus M.Subin ;

Fr. Damianus M.Gare Gili

adalah frater-frater yang ditahbiskan DIAKON oleh Bapak Uskup dan merupakan tahbisan DIAKON OSM di Indonesia untuk pertama kali dan berada di Keuskupan Malang.

OSM yang kini berada di Keuskupan Malang  dalam pemusatan pendidikan para calon-calon Imamnya merasakan bagaikan di tempat pendidikan para kader-kader gereja sesungguhnya. Juga Bapak Uskup dalam Homilinya menegaskan Panggilan, pengutusan serta peneguhan yang dinyatakan secara langsung oleh Allah atau peletakan tangan atas kepala dalam pentahbisan bukti kuat bahwa seseorang diberi kewenangan untuk berbicara, berbuat dan melayani umat atas nama Allah dihadapan umatNya. Pernyataan ini penting pada peristiwa pentahbisan DIAKONATUS. Dengan berkembang dan bertambahnya umat yang percaya akan Yesus Kristus, dibutuhkan juga pembantu-pembantu untuk melaksanakan tugas pelayanan banyak bidang amal kasih. Menghadapi situasi yang berkembang pelayanannya pun berkembang. Para rasul menempatkan diri dalam pelayanan yang pokok, yaitu pelayanan doa dan sabda, demikian juga pemeliharaan iman umat.      Para terpanggil maju bersama, dalam membaca dan melaksanakan kekhususan masing-masing dalam panggilan; harus saling mendukung, saling melengkapi. Dalam melaksanakan rencana Tuhan tidak mungkin saling merintangi, tetapi bersama-sama dengan warna-warni yang berbeda-beda, para terpanggil mewartakan dan melaksanakan cinta kasih Tuhan yang satu, namun agung dan kaya, dan tak akan tertimba habis keanekaragaman pelayanannya. Karena gereja seperti Kristus dan para rasul menjauhkan diri dari segala bentuk kekerasan, yaitu dengan kepercayaan dan keyakinan akan kuatnya kesaksian berani, pantang mundur sampai mati. Gereja masih percaya bahwa jerih payah, derita yang dihadapi oleh para utusan Allah merupakan benih umat baru, dan justru yang dapat membangun diri dari dalam. Termasuk tantangan yang datangnya dari umat yang dilayaninya. Datangnya surat tanpa alamat yang mendiskriditkan seorang utusan, adalah termasuk resiko bagi para utusan Tuhan yang selalu siap melayani. Maka berpeganglah teguh pada setiap Firman dan Anda resapi setiap hari dalam tugasnya sebagai utusan Tuhan, agar Umat Allah semakin berkembang karena pewartaan ANDA dan karena PELAYANAN ANDA yang tulus tanpa batas seperti KRISTUS dan para Rasul melayani dengan setia.   PROFISIAT  atas TAHBISAN DIAKONAT ketiga Frater

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here