World Married Day  2020   adalah peringatan Hari perkawinan sedunia yang dirayakan dalam berbagai cara dan model di masing-masing Negara di Keuskupan Malang diadakan pada  tanggal 16 Februari 2020 di Gereja stasi St. Yoh.Vianney  PAGAS. Perayaan ini dipimpin langsung oleh Bapak Uskup bersama 5 imam pendamping. Dalam Perayaan ini Mgr.Henricus Pidyarto memberikan pesan kepada semua pasutri yang hadir sekitar 500 pasang. Pesan Bapak uskup sebagai pasangan jangan mudah marah jangan mudah membuat orang lain yang adalah pasangan tersinggung sehingga bisa membuhnuh semua rasa dan cinta yang terbunuh, juga jangan berzinah dengan cara menata diri untuk tidak berbelok dan beralih pilihan agar tidak ada dosa di hati semua pasangan. Yesus dalam Injil hari ini memberikan penekanan Suami tidak serta merta menjadi sebuah penentu keputusan, karena kehendak Tuhan adalah adanya kerjasama yang membuat pasangan tidak bisa dan tidak boleh bercerai tidak terpisahkan, karena kita semua hidup disuatu jaman dimana yang sudah disempurnakan oleh Yesus sang juruselamat yang ingin menyampaikan pesan Bapa di Surga seperti dalam Kitab Taurat yang sudah disempurnakan dalam pengajaran Yesus. Semoga semua pasangan bisa menjadi pasangan yang baik mau menjadi contoh dan teladan di masyarakat agar Karya kasih Allah yang disampaikan kepada umatNYA. Seperti Anggur yang disimpan dirawat dan dipelihara menjadi kan anggur yang lezat dan baik.

Pernikahan sebuah karya Allah untuk membuat bumi dan Alam semesta ini berwarna, membuat karya-karya dan pewartaan bisa menjadi nyata, semoga hari perkawinan sedunia ini menjadikan semua pasangan menjadi semakin bahagia dan semakin manjadi tauladan hidup diantara sesame manusia. Profisiat